3 Februari 2009
Surat cinta untukmu
Yth kakangmas nun jauh di sana
Entah kapan akan sampai surat ini terbaca olehmu, kekasihku…
Sudah dua pekan kita berpisah untuk sementara. InsyaAlloh Kamis atau Jumat kita berjumpa lagi. Akan segera mencair hati yang hampir beku karena rindu yang menggebu.
Dalam heningnya malam dan sepinya hari tanpamu, doaku mengalir agar engkau sehat selamat selalu dalam naungan Ridlo-Nya.
Meski kita sering berjauhan, mudah-mudahan tak membuat kita menjadi jauh secara batiniah, naluri berdasarkan cinta dan sayang mudah – mudahan akan selalu terasah tajam melalui doa dan komunikasi singkat jarak jauh kita, walau hanya sesaat.
Sekarang engkau sedang menjadi pejuang “maisyah”. Engkau sedang berjuang mencari nafkah, demi keluarga, demi masa depan anakmu tercinta. Semoga Alloh selalu beri kekuatan dan kesabaran untuk kita semua. Semoga engkau selalu menjaga iman, semangat, kebersihan hati, dan kesetiaan pada keluarga. Kita saling setia ya sayang…
Istrimu

rama biyung
Khoirul Anwari berkata,
18 Februari 2009 pada 6:34 am
HRRRRRRRRRRRRRR, Jdi iri. kalu lihat tautan, blog panjenengan ada di kategori orang baik dengan anak kategori feminim, c ur taut ge?
danisharun berkata,
18 Februari 2009 pada 6:58 am
Terimakasih Pak De tautannya. Iri? Biasanya kan memang yang namanya “rumput tetangga selalu nampak lebih hijau”…
Maklum ya Pakde, saya kan long distance family nih, jadinya ya ini salah satu cara saya mengatasinya….menulis,bercerita,liat foto, dst…….
trias berkata,
19 Februari 2009 pada 12:59 pm
Hmmmm……romantiseeeee…..
danisharun berkata,
19 Februari 2009 pada 1:23 pm
Hi hi hi…Lhah piye jal..obat pengurang kangen ya kaya kiye…Mbak Trias…besok bagi – bagi cerita outbondnya..pluz poto-potonya.Pasti seru tuch, n romantis juga..?
Haryosusilo berkata,
21 Februari 2009 pada 11:39 pm
Assalamu’alaikum wr wb,biyunge Danis mksh ya…Jd kngen sm kalian.
danisharun berkata,
22 Februari 2009 pada 1:31 am
Wa’alaykumussalaam warohmatullooh wabarokatuh
Alhamdulillaah…akhire suratku nyampe juga….